This is my Personal Blog which share about experience, social life, and knowledge.

Yin dan Yang

Setiap orang memiliki masalahnya masing-masing
Mempunyai cita-citanya masing-masing
Dan berlaku juga pada prinsip hidupnya masing-masing

Memiliki sebuah pekerjaan impian adalah dambaan setiap orang
Namun apa dikata dan dilihat orang
Sudah kah mengenal istilah
Rumput tetangga lebih hijau daripada rumput senidiri

Sebuah realita yang harus diterima
Seorang abdi negara
Termasuk di dalamnya Tentara, Polisi, Dokter hingga karyawan BUMN strategis
Harus rela pergi untuk sementara meninggalkan keluarga
Yang biasanya memberikan kenyamanan
Demi untuk sekedar membantu kepentingan Umat

Mulia?
Jangan bertanya hal demikian
Pasti dalam naruni sudah tahu apa jawabnya

Dalam konsep Yin dan Yang
Istilah filosofi Tiongkok
Memiliki sebuah bunyi yang mendaung
Dalam hitam ada putih, di dalam putih ada hitam

Hal tersebut menyadarkan saya
Bahawa setiap hal yang kelihatan baik ada sedikit hal yang tidak baik
Dan berlaku sebaliknya

Namun bukan sebuah kenistayaan
Teruntuk calon keluarga kecil nantinya
Semoga yang didasari dengan niat baik, hasilnya akan baik
Sebuah perjalanan misteri
Penuh dengan resiko dan konseuensi

Begitulah cara saya untuk hidup
dan Begitu pula lah cara saya untuk mati

Selamat Hari Raya Idul Fitri
Cilegon '17



READMORE
 

Berteman Dengan Ketidakpastian

Pasti dan Tidak Pasti
Siapakah yang mentukan

Allahu Akbar Allahu Akbar
Tepat satu tahun lalu
Pengajuan resign saya
Ditengah semaraknya bulan Ramadhan
Seperti saat sekarang ini

Satu tahun yang terlewat adalah sebuah perjalanan yang panjang
Keluar dari suatu perusahaan
Disaat gencarnya desakan mengembara ke Osaka Jepang kala itu
Lalu harus terpaksa mengecap kasta paling rendah
Di lingkup tatanan sosial

Dilema, pasti
Bimbang, jangan ditanya
Terlebih orang tua sangat meragukan keputusan saya saat itu

Kemudian saya tempuh test untuk mencoba peruntungan beasiswa luar negeri
Karena keinginan sejak jaman sarjana dahulu

Dan telah mencoba melamar pekerjaan ke sana kemari
Untuk mendambakan pekerjaan sebagai abdi negara pembangun perekonomian bangsa
Serta telah memasuki seleksi tahap akhir yang digadang gadang pun
Namun, hasil kesemuanya pun NIHIL

Dan pada akhirnya Tuhan memberikan secercah jawaban
Jawaban yang dinanti akhirnya datang saat masa transisi perusahaan yang begitu pelik

Pasalnya, 
Pikiran penggangguran seakan membuat hati saya memberontak
Sehingga saya kerjakan apapun yang menjadi peluang
Mulai bantu temen proyek SDM di suatu BUMN besar hingga membantu pengerjaan sistem bisnis retail
Serta tak lupa saya juga bekerja di salah satu perusahaan pelayaran terkemuka

Sehingga pada akhir nya saya harus memilih
Memilih jalan yang ditawarkan Tuhan

Saat ini saya telah berdiri di sini
Dengan ukiran sejarah kelam masa lalu
Dan dengan nama baik yang saya jaga sendirinya

Perjalanan panjang ini akan terus menapaki jejaknya
Tidak ada yang bisa menjamin suatu kepastian
Namun, dengan berikhtiar dan doa
Sesuatu hal akan menemukan jawabnya

Sedang saya jalani bagaimana cara saya hidup
Dan begitu pula cara saya hidup yang mempengaruhi cara saya mati

READMORE
 

Metafora menuju Cinta Sejati

Cinta itu memikirkan yang dicintai
Bukan hanya kemarin dan kini tapi juga nanti
Mari kita berbicara tentang masa depan agar hari esok
Yang dijelang bukanlah suatu kesengsaraan
Ada hal yang jelas harus dipersiapkan
Mana yang boleh dilakukan dan mana yang harus dihindarkan

Bila engkau lelaki
Engkau harus tahu langkah saat melangkah
Bila engkau perempuan
Seharusnya tahu bagaimana bertingkah

Kita berbicara masa depan
Dimana tidak semudah yang diperkirakan
Oleh Pemuda pemuda yang lalai
Juga tidak sesulit yang dibicarakan
Oleh Wanita wanita yang bercerai

Setiap muslimah pasti menginginkan lelaki yang bertanggung jawab
Yang menghargai kelebihan dan kebaikannya
Serta memaafkan kealpaan dan kekuranganya
Muslimah mana yang tidak menginginkan lelaki yang berbudi pekerti
Baik hati, tinggi iman dan lurus amal
Muslimah pasti menanti lelaki elok akhlak dan padat rasa
Yang memiliki kelembutan dengan anaknya
Dengan istrinya dia mesra
Muslimah mana yang tidak mendampakan lelaki yang mengawalnya jauh dari neraka
Dan membimbingnya menuju surga Allah

Lelaki mana yang tidak suka dengan wanita yang cerdik, cendekia, dan berparas menawan
Yang lisannya seanggun geraknya
Lelaki yang baik pasti menyukai wanita yang lemah lembut dan santun
Pintar membahagiakan suami dan perhatian
Tidak tamak harta dan selalu menjaga kehormatan
Lelaki mana yang tidak memimpikan wanita yang mendukungnya dalam kebaikan
Dan mengeluarkan kebaikannya untuk umat
Serta merindukan apabila ditinggal dan menyenangkan apabila berjumpa

Namun sialnya,…
Kita hidup di jaman kapitalisme
Yang mengajarkan lelaki dan wanita masa kini
Yang hanya memperhatikan fisik namun lupa isi
Yang hanya memperhatika badan bukan iman

KAPITALISME
Sukses mengedepankan materialistis sebagai satu satunya tujuan tertinggi
Maka hedonism, anak kandung dari kapitalisme
Sukses menjadikan lelaki hanya memperhatikan wanita hanya sebatas kulit

Wajar apabila kita melihat laki laki
Menjadi fakir tanggung jawab dan miskin komitmen

Laki laki yang gagal untuk bertanggung jawab dan berkomitmen
Akan menyempitkan arti Cinta hanya sebatas
Pada rayuan palsu dan bergandengan tangan
Padahal pendamping yang shaleh tidak pernah didapatkan

Dari proses itu
Karena keshalihan dan kebhatilan jelas bertentangan
Hak dan bathil tidak akan pernah bertemu
Sebagaimana yang dijanjikan oleh kemuliaan semu

Jika sebelum menikah saja
Lelaki dengan mudah mengatakan sayang kepada mu
Maka jangan heran apabila setelah menikah
Dia akan dengan mudah mengucap sayang kepada wanita lain

Jika sebelum akad saja
Lelaki dengan mudah melabuhkan tangan kepadamu
Maka jangan heran apabila setelah akad dia dengan mudah melabuhkannya ke wanita wanita lain

Renungan Cinta

Yang dipersempit 
Inspired by : Felix Siauw
READMORE
 

Rantau..

Tentunya sangat terasa dengan 4 Bulan sudah jadi anak rantau
yang selalu berpikiran akan indahnya kampung halaman

Cilegon
Kota kecil serupa dengan kota 'Gresik' dekat rumah saya
Terletak di ujung utara pulau Jawa bagian Barat
Kota dengan segala renik dan pernik kisahnya

Yang hanya memiliki masjid sebagai satu satu nya tempat peribadatan
Islam sangat dijunjung di sini
Namun juga ada sisi lain yang sangat bertolak belakang dengan religiusnya kota ini

Industri, yah sangat berjamuran disini
Mulai dari Perusahaan besar Pertamina, PLN, Krakatau, Chandra Asri hingga Asahimas Gas Japan

Pusat pendikan
Nah jangan ditanya
Berdiri Universitas Sultan Agung Tirtayasa 
yang termasuk salah satu PTN di Indonesia

Alhamdulillah
Awalnya sangat berat untuk meninggalkan rumah
Tapi setelah terpikir 
Akan sampai kapan lagi saya harus keluar dari Rumah
Untuk benar benar Mandiri
Mengarungi jalanku sendiri
Bergerak dengan cita-cita senidiri
Tanpa bayangan buaian hangatnya Rumah

Yah begitulah Lelaki
Yang harus berjuang untuk menafkahi dan benar benar bertanggung jawab
Atas kehidupan pribadi, keluarga kecilnya dan keluarga besarnya nanti
Di pundak ini lah beban dan amanah bergantung
Di tangan dan kaki ini lah gerak dan teladan bersimpuh

Semoga aku bisa 
selalu menjenguk mu Mama
selalu bercengkrama sore dengan mu Papa
Di sisa waktu hidupku
Di awal masa Tuamu

Dan yang terakhir kepadamu
yang sedang aku tunggu
READMORE
 

Pilihan

Sebuah pilihan mengandung sebuah arti yang tersirat maupun tersurat
Arti berisikan suatu resiko dan konsekuensi logis di dalamnya
Banyak orang mengerti bahwa perjuangan adalah suatu pilihan dalam hidup
Jauh, Nikmat, Sengsara, Terpencil, Dipuja, Diinjak, Dikagumi dan Bahkan konyol terjerembab dalam binar binar ambisi dari suatu pilihan
Kadang kenyamanan itulah yang menyebabkan pilihan itu terlupakan
Atau
Pilihan lah yang menentukan kenyamanan dalam masa mendatang

Apabila suatu pilihan telah diambil
Suka tidak suka mampu tidak mampu
Pernah suatu ketika orang tua yang sudah separuh baya menasihatiku
Hidup adalah sebuah pilihan
Bukan pilihan untuk Hidup menjadi siapa
Bukan pilihan untuk Hidup seperti apa
Dan Bukan pula pilihan bagaimana untuk Hidup
Melainkan pilihan untuk menjemput ajal yang seperti apa, dan bagaimana serta siapa diri saya

Dari bebrapa renungan panjang ini,
Saya tersadar, setiap orang memiliki potensi yang semstinya harus digali dan digali
Melihat kawan saya yang labil dengan segala keoptimisan dan kebimbangannya
Membuatku teringat akan pergerakan dan arti sebuah perjuangan
Bahwa hidup terus berputar, jangan sampai berhenti

Kejar apa yang kamu mau dan jaga apa yang kamu miliki saat ini..

Suralaya,
READMORE
 

Kelayapan Keleleran

Sudah sangat terasa hiruk pikuk kegaduhan di gedung pencakar langit itu telah sirna,
Sudah tak kudengar lagi ocehan maupun cemoohan dari pihak yang menginginkan kita untuk jadi lebih baik
Sudah terlupa kawan kawan yang dulu berjuang dalam satu wadah perusahaan multinational
Sudah 1 bulan tak lagi ku dengar suara bising kendaraan pencari rejeki dalam bangkit dan tidurnya sang surya
Ah.. Sudaah.. Itu fase yang sudah berlalu

Sekarang, di sini sedang membuat fase ku yang baru
Serambi menyiapkan putaran dan hempasan roda roda mimpi nanti, aku termenung
Siapa gerangan dia
Apa gerangan yang mereka cari
Kenapa orang-orang memiliki rutinitas monoton itu
Apalah arti sebuah Hidup bagi dia dalam waktu singkat ini
Aku sendiri pun belum tahu jawabnya

Kadang melihat mereka terlihat ada keluhan terpancar di wajah
Kadang melihat tangis yang disertai senyum indah
Kadang merasa bahwa mereka sesungguhnya ingin berubah dalam sempitnya kesempatan
Aku pun sendiri juga belum tahu apa jawabnya

Pernah terfikir olehku dan teman seperjuangan ku dulu
Kenapa dengan kepemilikan sejuta talenta yang diasah dari umur 6 tahun nyatanya hanya sedikit yang selalu digunakan
Namun system sudah menempa kita sedemikian rupa
Itu fakta
Bukan hanya isu isu kabar burung yang terhembus oleh angin

Sudahlah lupakan
Mataku elangku semakin tajam seakan nampak kutu di bulu tikus di bawah sana
Sayapku semakin kuat terbang diantara orang-orang proletar dan priyayi
Tetapi, kakiku yang masih ringkih karena ku tak tahu dimana akan berpijak

Namun, pastinya Tuhan tidak tidur
Ia ingin memperlihatkan sesuatu tentang arti waktu yang singkat ini
Teringat kata orang bahwa Hidup adalah sebuah perjalanan marathon

Dan aku percaya
READMORE
 

November ceria…

Dalam hokum fisika yang dulu saya pernah belajar di SMA, tertulis :

Aksi = - Reaksi

Namun, dalam studi Biologi terdapat istilah ‘Respon’ yang biasanya dipakai dalam istilah gerak aksi dalam makhluk hidup-dari unit terkecil (Sel) hingga unti terbesar (Gerak).

Lalu lantas apa hubungannya?

Pernah tahu mengenai tentang sebuah kisah kecoa dan pelayan? Kecoa adalah binatang yang dianggap menjijikkan bagi sebagian orang. Kisah ini bermula dari hanya seekor kecoa yang ada di sebuah piring dari seorang wanita dalam acara pesta makan malam. Ribet yah kata-katanya,sudah seekor-sebuah-seorang J. So, this is the story, check this out…..

Wanita yang melihat seekor kecoa di piringnya dengan spontan menjerit, “ihhhhh, ada kecoa, tolong-tolong!!!”. Dia sangat ketakutan. Lalu, ekspresi dan reaksi yang lebay dari seorang wanita ini, memberikan reaksi yang berlebihan juga bagi orang-orang di sekelilingnya. Dan.. Semakin banyak orang melihat ekspresi ketakutan dari seorang wanita tersebut malah tidak ada yang berinisiatif untuk menyingkirkan kecoa dan cenderung berrekpresi sama dengan wanita tersebut yaitu sama-sama ketakutan. Ibarat wabah penyakit yang menyebar ke semua orang yang hadir dalam acara tersebut.

Lalu, datanglah seorang pelayan wanita dari restaurant yang berusaha menyingkirkan kecoa tersebut. Namun, terlalu lincahnya kecoa yang berlarian kesana kemari membuat orang-orang di sekitar nya semakin ketakutan. Apalagi ketika kecoa tersebut merambat di tubuh si pelayan, semua orang berteriak. Sehingga pelayan butuh kesigapan yang serba ekstra untuk segera menangkap kecoa sehingga tidak menimbulkan keramaian di tengah acara. Dan akhirnya. Kecoa tersebut tertangkap. 

Alhamdulillah.. Hehe

Sebenarnya saya ingin mengingatkan diri saya sendiri dengan apa yang saya pikirkan dan pahami. Dalam hukum Fisika di atas berlaku pada benda mati, yaitu pada saat kita memberikan aksi pada suatu benda, maka benda itu akan memberikan reaksi kepada orang yang memberikan aksi. Kemudian saya korelasikan dalam kaidah bilogi tentang respon. Dan saya mendapat kesimpulan “istilah Reaksi sangat kontras dengan istilah Respon”.

Sebagaimana contoh pelayan, pelayan tidak melakukan reaksi terhadap ketakutan yang disebabkan oleh seekor kecoa. Namun, pelayan melakukan respon dari kejadian yang terjadi karena kecoa. Lain halnya dengan mayoritas orang dalam acara tersebut yang hanya melakukan reaksi karena seekor kecoa.

So, dalam kasus benda mati mengapa disebut dengan reaksi, karena benda mati tidak bisa berpikir dan ber-rasa dengan otak dan nuraninya sehingga langsung memberikan ‘jawaban’ atas aksi yang diterima. Dan alhamduliilah, makhluk hidup diberikan otak dan nurani untuk selalu memfilter terlebih dahulu dan ‘menjawab’ aksi yang diterimanya dengan kata yang disebut RESPON.




READMORE