This is my Personal Blog which share about experience, social life, and knowledge.

Kuliah???


SOSDEV TEAM
General affairs-HIMATEKK TANGGAP
Organisatoris? Aktivis? Dramatis? Idealis? dan masih banyak lagi kata-kata yang masih sangat terukir di rentetan suatu proses untuk menjadi insan yang lebih baik khususnya dengan memberikan kebermanfaatan bagi sekitar. Kata-kata tersebut juga merupakan sebuah motivasi saya saat mulai menginjakkan kaki di Kampus Perjuangan ITS, sebuah nama besar Institusi pendidikan nasional yang sangat peduli meng'Kader' setiap generasinya.Terima kasih serta ucapan syukur yang sangat karena saya termasuk orang yang HOKI. Why? karena saya telah diberikan kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang hebat, disamping memiliki kemampuan luar biasa dalam hal akademik juga memiliki kemampuan manajerial dan idealisme yang tinggi pula. Di gambar sebelah kanan adalah ketika saya disambut bahagia oleh pengurus harian HIMATEKK-Tanggap (Tangkas Menggapai Prestasi).

HIMATEKK on Vacation-Kepengurusan TANGGAP
Jauh Flash Back kebelakang, saya diterima di organisasi kemahasiswaan HIMATEKK sebagai staff Social Development. Yang saat itu dikomandoi oleh Mas Akmal Hadian, Mas Muhammad Iqbal dan Mbak Najwa Huwaina. Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya saya diamanahi oleh beliau-beliau ini program kerja mengenai pengabdian masyarakat berbasis APLIKASI TEKNOLOGI tepat guna yaitu mengkonversi limbah kotoran ternak menjadi Biogas. Bersama teman-teman seperjuangan saya, Bobby, Dimas, Marsha, Ovi, Fitri, dan Kiki.


Waktu satu tahun kepengurusan HIMATEKK TANGGAP telah ditutup dengan adanya moment HIMATEKK on Vacation. Satu tahun kepengurusan saat saya menjadi staff yang selalu dibimbing oleh kakak-kakak senior tidak terasa sudah terlewat. Dan kami di sini selaku penerus tongkat estafet kejayaan HIMATEKK yaitu kepengurusan HIMATEKK BISA mulai merencanakan dan mengeksekusi hal-hal apa saja yang harus dikonsep demi memajukan dunia kemahasiswaan di lingkup internal yaitu Teknik Kimia sendiri, lingkup eksternal (KM ITS) serta lingkup ekstra eksternal (Masyarakat).
Kampun APTEK (masa Transisi)
Beberapa Kabinet BISA

Saya yang awalnya dulu adalah staff Social Develompent, diamanahi oleh Ketua Himpuna Terpilih (Head Of  HIMATEKK)-Widhio Setyo- sebagai Vice Head of HIMATEKK. Hal yang pertama saya lakukan untuk fokusan pengembangan aplikasi teknologi ini adalah mensinergikan apa yang dulu saat kepengurusan HIMATEKK TANGGAP rencanakan dan sebagaian dijalankan saat lalu itu tidak semata-semata diterima. Karena ada beberapa hal yang perlu dkaji lagi. Kebetulan Vice Head of Social Department-Iqbal-langsung turun untuk membantu kami dalam mengkonsep langkah ke depan.

General Affair HIMATEKK BISA
TeCo (Teknik Kimia Eco Campus)
Raker BISA 2013-2014
Diskusi with mbak annie dan mas Pandu
Kemudian kami selaku kabinet HIMATEKK BISA berikrar bahwa sistem yang bagus dibuat oleh SDM yang bagus pula. Kami mulai bersemboyan we are SUPERTEAM, not SUPERMAN or SUPERWOMAN. Kami sadar bahwa sebuah organisasi adalah suatu perwujudan kestuan visi dan misi organisasi itu. Bukan sebuah pencapaian priadi dari para anggotanya dengan memanfaatkan wadah organisasi. Selain itu, selalu berusaha mendengarkan wejangan dan pemikiran-pemikiran dari para senior karena disini kita menjalankan organisasi yang dinamis artinya yang sebelumnya telah di kembangkan sebelumnya baik secara strategis, teknis dan operasional dengan segala macam kelebihan dan kekurangan.

OHSAS 2014


Student Organization in KM TEKKIM 2013-2014
Tepat 5 bulan saat saya sudah mempertanggung jawabkan semua hasil kinerja saya bersama tim pada kepengurusan HIMATEKK BISA. Saya bangga dan bersyukur karena saya sudah diberikan kesempatan oleh Allah swt untuk berkumpul dengan orang-orang hebat yaitu di lingkungan yang bisa menunjang perkembangan diri saya hingga jadi seseorang yang seperti ini. Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan K51 di kepengurusan HIMATEKK TANGGAP dan HIMATEKK BISA. Terima kasih kepada seluruh senior K50, K49 dan K48 yang telah membimbing saya sejak saat di tahun pertama hingga saat ini. Tidak lupa terima kasih kepada adek-adek K52 yang selalu menginspirasi untuk selalu belajar serta mengenal hal baru. Tak terbayang tenaga yang tercurah. Tak terperi pikiran yang terbagi. Tak terhitung materi yang keluar. Tapi mungkin hanya sedikit  pencapaian yang telah terukir. Hanya satu pesan yang selalu kami ingat, HIMATEKK telah besar sebelum kita semua datang di sini. Semoga kita bisa menjaga Ukhuwah ini hingga akhir. VIVAT TEKKIM!!! ORANGE CREME DE LA CREME!!!!
READMORE
 

New Village, New Inovation

10 Desember 2012
 

Bak Penampungan Tinja
Pembuangan tinja dari mobil pengangkut
Setelah kami hanya berkutat pada permasalahan bahwa kampung yang sebelumnya akan digusur oleh si pemilik tanah serta kita yang hanya selalu berdebat tentang konsep dan ide tentang kelanjutan Proyeksi kampung biogas tersebut baik di dalam forum formal maupun informal, akhirnya kami saat ini mendapat sedikit pencerahan. Disangaka maupun tidak dari Forum SOSMAS yang diadakan rutin oleh BEM FTI, kami mendapat masukan dari Himpunan Mahsaiswa yang ada di forum tersebut. Masukan ini  ternyata simpel yaitu kami disarankan unutk melihat kampung binaan dari BEM FTI sendiri yang terletak di sekitar tempat pembuangan akhir dari kotoran manusia. Tentunya ide tersebut tidak hanya membuat batin kami lega tetapi juga membuat pikiran kami dituntut untuk mebuat solusi baru. Kenapa? Karena kami harus mengubah kondisi reaktor yang awalnya digunakan untuk kotoran sapi sedangkan nantinya kami harus menggunakan tinja sebagai bahan baku dari reaktor kami. Dari gambar, kolam yang ada di gambar adalah kolam yang berguna untuk menampung tinja saat mobil pengangkut tinja membuang bawaannya. Jadi, mobil tersebut parkir didekat kolam dan mebuang seluruh isinya di kolam tersebut. Terdapat 3 bagian kolam tersebut yaitu
1. kolam pengumpulan : Kolam yang digunakan untuk menapung tinja di awal pasokan dari mobil pengangkut tinja
2. kolam penyaringan      :   Kolam yang diguanakan untuk mengambil filtrat air yang selanjutnya diolah dalam kolam pengolahan air
3. kolam pengendapan  :  Kolam yang digunakan untuk mengendapkan endapan dari sisa kotoran tinja tersebut

Dari data yang kami dapat dari Bapak Muhari, Pegawai Kantor dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dari limbah tinja yang dibuang di kolam penampungan ini tiap harinya adalah 100 kL. Unit pengolahan limbah tinja ini beroperasi 24 jam non stop. Karena jika terjadi sedikit waktupun berhenti dari mesin pengolahan limbah ini, maka akan mengakibatkan polusi udara yang disebabkan oleh bau busuk dari limbah tinja tersebut. Unit ini beroperasi sejak tahun 1991 namun pembangunan dari unit pengolahan ini tahun 1990. Kantor pelayanan unit ini buka mulai jam 8 pagi - 5 sore. Namun waktu yang diperbolehkan untuk pembuanagan limbah tinja di unit ini adalah pukul 7 pagi - 6 sore.
Setelah kami melakukan pengumpulan data dari unit pengolahan limbah tinja tersebut, kami melakuakn observasi terhadapa kondisi warga di sekitar unit tersebut. Karena memang tujuan kami dalam memlkukan observasi ini adalah untuk membuat kampung binaan biogas yang berguna untuk men-supplay gas untuk kebutuhan masyarakat yang ada di sana.
Kondisi dari kampung yang berada di sebelah unit operasi pengolahan tinja bisa dilihat pada gambar-gambar di atas. Menurut hasil analisi kami, kondisi warga di sini adalah
1. Warga di sini termasuk golongan menengah ke bawah, karena rumah dan banguna yang ada  masih berupa tumpukan bata yang belum di-semen dan juga ada bangunan yang masih berupa tumpukan kayu tipis maupun seng
2. Rumah-rumah yang ada di dareah ini pada umumnya tidak memiliki sistem pembuangan tinja pribadi atau bisa disimpulkan rumah-rumah tidak memiliki sistem sanitasi masing-masing
3. Kesadaran warga akan kebersihan minim. Dari pegawai unit operasi tersebut sering melihat bahkan sering mengusir warga-warga yang melakukan buang air besar di sekitar sungai di dekat unit pengolahan
4. Umunya penduduk di sekitar kampung tersebut bermata pencaharian sebagai pemulung sampah-sampah non organik seperti plastik, besi dan lain-lain. Selain kampung ini dekat dengan tempat pembuangan akhir limbah tinja, kampung ini juga dekat dengan tempat pembuangan akhir sampah wilayah timur Surabaya.
5. Di kawasan kampung tersebut ada suatu lingkupan kecil gambaran kampung yang bersih dan tertatata rapi. Selain itu juga rumah-rumah dan bangunan di sini terlihat sebagi bangunan permanen. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak kesemua penduduk bermata pencaharian pemulung. Mungkin ada beberapa saja yang memiliki pekerjaan yang tetap
6. Selain itu, di sebelah timur wilayah kampung tersebut terdapat beberapa tambak ikan maupun garam yang dikelola oleh penduduk di sana. Dari sini dapat diketahui bahwa ada warga yang pekerjaannya petani garam maupun petani tambak
7.  Keseluruhan warga di sini tidak memiliki kartu identitas (KTP). Karena lahan di sini adalah lahan-lahan ilegal
8.  Kondisi Warga di sini juga minim kesadaran akan kesehatan
9. Dari sumber wawancara kami dengan pak Muhari, bahwa di kampung ini belum ada riwayat instansi atau perseorangan yang melakukan proyeksi biogas. Jadi untuk proyeksi kami dinilai akan membuat perubahan dan perkembangan dari masing-masing perseorangan di kampung tersebut
10. Jarak dari unit operasi pengolahan limbah (gambar penampungan limbah tinja yang dibuang oleh mobil pengangkut) dengan kampung tersebut berkisar antara 20-30 meter. Namun, kami memiliki dua pilihan solusi :
a. Kalau reaktor biogas yang akan kami proyeksikan berada di dekat tempat sanitasi umum, maka bahan yang kami gunakan adalah tinja yang berasal dari septic tank dari tempat sanitasi tersebut. Sehingga langkah yang harus kami lakukan adalah membuat reaktor underground yang tentunya butuh pendanaan yang lebih
b. Kalau reaktor biogas yang akan kami proyeksikan berada di dekat tempat mobil angkutan limbah tinja tersebut maka kami bisa mengambil bahan masukan reaktor langsung dari kolam dan reaktor yang digunakan adalah reaktor lama kami. Namun, hal ini memiliki kerugian karena kami harus mendistribusikan gas dengan jarak yang agak jauh
c. Kalau reaktor biogas yang akan kami proyeksikan berada di belakang gapura masuk kampung,tentunya menurut kami hal itu lebih efektif dari kedua opsi di atas. Karena mobil pengangkut limbah tinja tersebut dapat memasukkan limbahnya langsung ke dalam reaktor. Namun, tentunya akan membutuhkan kontak dengan tangan manusia secara langsung
READMORE
 

Progress Kampung Biogas

27 November 2012


Loksi Kampung Biogas (Sisi Selatan)
  Sangka maupun tidak kampung yang akan kami proyeksikan sebagai kampung biogas adalah berada di impitan bangunan-banguna yang sangat modern. Namun, di sisi lain dari bangunan-bangunan tersebut terdapat kondisi sosial yang susah disangka oleh siapa-pun. Sebelah timur dari kampung ini adalah rentetan pertokoan yang sangat modern. Sebelah selatan dan barat dari kampung ini adalah Perumahan Galaxy Bumi Permai dan Appartemen mewah. Sebelah utara dari kampung ini adalah Imperial Ballroom yang megah dengan desain kontemporer Eropa Abad  ke 18.
Saringan dan Bak Penampung Feed
  Kampung yang akan diplanning kan ami  untuk menjadi kampung binaan dari Himatekk FTI-ITS ternyata bertepuk sebelah tangan. Mungkin hal ini akan menjadi kewajiban mendesak yang harus diselesaikan oleh Himatekk khususnya departemen sosial dalam kepengurusan kali ini. Terhitung dari masuknya bulan Ramadhan bahkan sampai pergantian tahun baru Islam dalam kalender Hijriyah ternyata proyeksi yang kami harapakan kurang mendapat antusiasme dari warga kampung binaan maupun warga Teknik Kimia sendiri. Berbagai langkah yang sudah dilakukan adalah
1. Pengisian reaktor biogas (Bahan : Kotoran sapi)
2. Pergantian Pompa
3. Pembuatan Saringan untuk pemasukan bahan
4. Instalasi distribusi air sumur
5. Pengisian Beban Reaktor dengan pasir
6. Instalasi Kompor
7. Sosialisasi ke warga kampung

Lokasi Kampung Biogas (Sisi Barat Laut)
  Dari langkah-langkah yang kami kerjakan tersebut tentunya simple dari apa yang dibayangkan dalam planning dan konsep di awal. Untuk pengisian reaktor itu sendiri dibutuhkan waktu 1 hari karena kita hanya mempunyai waktu di sela-sela kuliah kami. dan faktanya kita di setiap harinya hanya memasukkan Feed sejumlah 2x120 liter secara manual sedangkan volume total reaktor yang digunakan adalah 4500 liter. Dalam rentang waktu pengisian kadang diharuskan untuk melakukan sirkulasi dari isi reaktor tersebut. Jadi biasanya kami melakukan pengisian selama 5 hari lalu hari berikutnya kami melakukan sirkulasi dengan cara mengeluarkan sebagian kecil isinya dan memberikan pengisian yang Feed baru lagi. Hal ini berguna karena awal mulanya reaktor ini adalah reaktor kosong sehingga dalam kondisi starting seperti ini dibutuhkan recycle reaktor yang teratur dari isi reaktor tersebut. Tidak hanya cukup begitu saja kawan, reaktor di kampung ini pernah mengalami kebocoran gas. Hal ini diketahui dari beban reaktor yang mengangkat naik karena produksi gas yang dihasilkan akan mengumpul sehingga menekan beban reaktor ke atas.

Warga Kampung Biogas (Baris Belakang)
  Selain itu, kami pernah mencoba metode pemasukan Feed secara otomatis yaitu melalui pompa karena cara manual dinilai sangat merepotkan bagi kami yang notabene adalah mahasiswa. Namun hal tersebut ternyata menimbulkan masalah baru bagi kami yaitu Pompa yang ada di sebelah reaktor terpaksa harus diganti. Dari pengalaman tersebut maka kami memiliki inisiatif untuk memasukkan Feed ke reaktor secara otomatis. Lagkah yang kami lakukan tentunya penggantian Pompa dahulu lalu membuat saringan untuk menyaring kotoran sapi tersebut. Dan ternyata langkah ini sangat efektif untuk memasukkan Feed ke dalam reaktor. Jadi setelah momen ini, kami selalu menggunakan cara yang lebih modern untuk melakukan Feeding reaktor. Alhamdulilah. Minggu berganti minggu, gas dari reaktor siap dipanen. Mulanya, kami melakukan testing nyala api yang dihasilkan oleh gas tersebut. Dan ternyata api yang dihasilkan berwarna biru dan tidak berbau. Saya sangat heran karena dari kotoran sapi yang memiliki bau yang khas dan yang tak berguna ternyata bisa dikonversi untuk dibuat sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kita. Subhanallah.

Pengecekan Kompor Biogas
  Alhamdulillah setelah itu, kami mulai melakukan pendekatan dan sosialisasi ke warga kampung biogas karena target penacapaian awal kami sudah tercapai. Kompor sudah bisa digunakan dan cara mengisi reaktor telah kami ajarkan sehingga warga kampung tersebut sudah bisa menuai hasil dari kerja kami. Lalu kami menunjuk salah satu orang yang memang kami percaya untuk menjaga dan merawat biogas ini. 1 minggu setelah itu, kami datang kembali ke kampung itu dan menanyakan perkembangannya. Faktanya warga hanya segelintir orang saja yang mau untuk memakai kompor tersebut dan ironisnya para pemuda yang ada di kampung tersebut tidak mau untuk mengisi reaktor karena mereka beranggapan terlalu jijik untuk dilakukan. 

Pak Akad, Warga yang Paling Berpengaruh
  Cobaan dari proyeksi kampung binaan ini tidak cukup demikian, ternyata Bapak pemilik tanah terbut akan mendirikan PUJASERA yang harus memaksa kami untuk memeras otak lebih keras. Tidak masalah pada PUJASERA yang akan dibangun, namun bapak pemilik tanah tersebut menjual seluruh sapi dan memulangkan warga-warga yang ada di sana. Lalu apa guna kami menaruh reaktor di sana apabila warga-warganya sudah tidak ada lagi. Dari kami solusi yang ada adalah pemindahan reaktor tersebut ke kampung yang benar-benar tepat unutuk dibantu. Tetapi pemindahan tersebut tidak mudah karena pendanaan yang bersumber dari birokrasi ITS dan donatur alumni Teknik Kimia untuk kampung binaan ini telah terkuras habis. Maka dari itu selagi kami mengumpulkan pundi-pundi pendanaan yang cukup besar ini kami akan melakukan observasi ke daerah-daerah yang memang sasarannya tepat. Dalam planning jangka pendek kami, kami akan segera melakukan observasi ke daerah kampung Tinja yang berada di Keputih Timur yang lokasinya dekat dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah maupun tinja manusia.


Be Continued....
#Seorang Engineer adalah orang yang bisa memberikan solusi sekaligus bisa menjalankan solusinya tersebut untuk sekitarnya

READMORE
 
PP LKMM VII FTI_ITS (4-7 Oktober 2012)

 Entah sadar maupun tidak sadar bagi saya untuk jadi salah satu bagian dari mereka.. Tentunya sangat bangga sekali bisa berada di lingkungan orang-orang yang hebat dari berbagai jurusan di Fakultas Teknik Industri ini. Selain itu, pemikiran-pemikiran mereka adalah hal yang menurut saya paling berkesan, karena warna-warni pemikiran mereka telah tetrekam kuatdi dalam pemikiran saya yang masih awam...
Thank God,
Telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berbuat lebih..

Angkatan PP LKMM VII FTI-ITS (AMPLAS)






Daftar Angkatan AMPLAS ( Angkatan Militan Pemandu 2012)
  1. Rahmad Arhanu Primadi (T.Kimia)
  2. Komisi Materi : Bayu Anugrah Janardana  (T.Elektro)
  3. Komisi Data Center : Fadli Rahmawan Daud  (T.Elektro)
  4. Komisi Disiplin : Hezron Yerido  (T.Kimia)
  5. Komisi Teknis : Endy Prayudha Putra Sutriadi  (D3 T.Elektro)
  6. Muhammad Rizky Eka  (T.Mesin)
  7. Diana Kumara Dewi  (D3 T.Mesin)
  8. Rohmatikal Maskur  (D3 T.Kimia)
  9. Fahmi Imanuddin  (T.Fisika)
  10. Rino Supriadi Putra  (T.Industri)
  11. Gusti Umindya Nur Tajalla (T. Material)
  12.  Adzkia Dyah Armita (T.Kimia) 
  13. Toto Iswanto (T.Kimia) 
  14. Hanung Wisnu Pratama (T.Kimia) 
  15. Reddy Berto Alfiando (D3 T.Mesin) 
  16. Andhanu Surya Ismail (T.Material) 
  17. Shella Charisma Agryanandha (T.Material) 
  18. Yubi Fatroh (D3 T.Elektro) 
  19. Joenta Indraswara (T.Mesin) 
  20. Faridatun Nafisah (T.Mesin) 
  21. Artha Bona Rini Rizki (T.Fisika) 
  22. Firdausa R.R (T.Fisika) 
  23. Putry Adenary Ciptaningrum (T.Fisika) 
  24. Amalia Putri Taranita (D3 T.Kimia) 
  25. Hanif Pradipta (T.Industri) 
  26. Indra Taqy P  (T.Industri) 
  27. Bagus Septiardy  (T.Industri) 
  28. Rusyadi Wihardi  (T.Elektro) 
  29. Aghnia Pangeran Siregar  (T.Elektro)
  30. Hermawan Fandi Nuari (T.Kimia) 
  31. Himawan Ramadhan Auditiardy (T.Kimia) 
  32. Iwan Wahyudi   (D3 T.Mesin) 
  33. Muhammad Khairurreza   (T.Material) 
  34. Aulia Fajrin  (T.Material) 
  35. Verry Tiara Caprici (T.Material) 
  36. Novia Elok (D3 T.Elektro) 
  37. Rizky Akbar Wiradhika (T.Mesin) 
  38. Nazilah Syamlan (T.Mesin) 
  39. Nihlatul Falasifah (T.Fisika) 
  40. Fandy A N Febryanto (T.Fisika) 
  41. Rosy Modicha (T.Fisika) 
  42. Evikaa Dwi Rohmatin (D3 T.Kimia) 
  43. Lala Tri Susilo (D3 T.Kimia) 
  44. Yelivia D Ningtyas (D3 T.Kimia) 
  45. Agustin Rohmaniah (T.Industri) 
  46. Rizal Eko Cahyono  (T.Industri) 
  47. M.Fuad Adi Saputra (T.Industri) 
  48. Nuansa Pahala P. (T.Industri) 
  49. Fauzan Zulfikar Faris (T.Elektro) 
  50. Septy Dewi Kurniawati (T.Elektro) 
  51. Beny Setiyadi Hidayat (T.Elektro) 
  52. Nurin Fadilla (T.Elektro) 
  53. Azwar Tilameo (T.Elektro)
  54. Firdaus Syarifah  (T.Kimia) 
  55. Mar’atul Fauziyah  (T.Kimia) 
  56. Kisah Erlangga Endika Arief  (D3 T.Mesin) 
  57. Genki Ramadyan (T.Material) 
  58. Zahra Karima (T.Material) 
  59. Muhammad Zulfiqar Rusretin (D3 T.Elektro) 
  60. I Nyoman Ari Susastrawan (T.Mesin) 
  61. M. Iqbal Muttaqien (T.Mesin) 
  62. Pandu Yogasara  (T.Fisika) 
  63. Irvan Agung Laksono (D3 T.Kimia) 
  64. Linggar Asa Baranti  (T.Industri) 
  65. Galuh Santiko Aji (T.Elektro)
  66. Durrotun Nasikhah Fahmy (T.Kimia) 
  67. Widhio Setyo Nugroho  (T.Kimia) 
  68. Edwin Yulianto (T.Kimia) 
  69. Nico Desduen Putra (D3 T.Mesin) 
  70. Indra Bagas  (T.Material) 
  71. Umar Faruk (T.Material) 
  72. Annisa Primadani  (D3 T.Elektro) 
  73. Rofia Yuniarti  (T.Mesin)                                        
  74. I gede Agung Chandra  (T.Mesin) 
  75. Akhmad Bakhrul  (T.Fisika) 
  76. Nur Ika Puji Ayu  (T.Fisika) 
  77. Gesang Rakhmad Utomo (T.Fisika) 
  78. Dhaniar Rulandri (D3 T.Kimia) 
  79. Khalida Putri  (T.Industri) 
  80. Elvi Armadani  (T.Industri) 
  81. Triyoga Pramudita (T.Industri) 
  82. Joko Priambodo  (T.Elektro) 
  83. Joshua Rydley (T.Industri)
Pemandu TEKKIM
Bersama mas Lenno (KIPAS) dan mas Hasan (PACUL)








READMORE
 

ATTITUDE

=Sikap adalah suatu hal yang sangat KECIL tetapi yang membuat perbedaan yang sangat BESAR

Apa yang bisa kita dapat dari sebuah ATTITUDE???
  • Mengatur tingkatan energi
  • Menjaga jiwa menjadi tetap hidup
  • Mengambil langkah baru
  • Mengurangi stress (Galau,Hehehehe)
  • Bersemangat tinggi
  • Bertahan di dalam kondisi apapun
Berikut ini adalah macam-macam ATTITUDE yang saya pahami dari sebuah buku yang saya baca karya Mac Anderson. Beliau adalah pendiri Successories, Inc. Faktanya,pandangan dari masing-masing individu yang satu dengan yang lain sangatlah berbeda-beda. Nah, agar bisa menggali ilmu lebih dalam, maka bisa anda tafsirkan sendiri makna filosofis dari masing-masing poin yang ada di bawah ini.

a. Hasrat : Kemanapun Anda memilih untuk pergi, Pergilah dengan segenap hati. Dari kata bijak ini bisa disimpulkan bahwa apapun resiko yang akan kita hadapi jika kita sudah memilih suatu pilihan tertentu, jangan lah pernah kembali dan menyesali dan berharap suatu pilihan tersebut akan terulang kembali.

b. Impian : Perjalanan seribu mil dimulai dari perjalanan dengan satu langkah. Kita semua pastilah punya mimpi dalam kehidupan ini. Namun, terkadang kita selalu dihantui ketakutan bahwa kita akan gagal dalam meraih mimpi-mimpi tersebut. Banyak alasannya, mulai dari mimipi itu terlalu tinggi hingga kita merasa bahwa diri ini tidak layak unutk meraih mimpi itu. Jadi, mulailah berpikir bahwa seberat apapun rintanganya pasti ada jalan dan solusi.

c. Harapan yang baik : Jika kita mengharapakan hal buruk terjadi, maka harapan itulah yang benar-benar terjadi. Dari yang saya tahu, harapan, pikiran dan ucap kita adalah sebuah doa bagi kita sendiri.

d. Sukses : Bukanlah benda-benda yang kita dapatkan, tetapi hati orang-orang yang kita sentuh. Nah, kalau boleh sedikit saya bercerita, saya bingung dengan arti kata SUKSES ini. Saya lahir dari keluarga yang sederhana. Pada suatu saat setelah saya lulus Sekolah Menengah Atas saya mencoba mencari arti kata Sukses ini. Mulai dari orang tua saya, saudara saya, guru saya, tetangga, teman-teman saya sudah saya tanya tentang arti sukses itu. Bahkan, saya juga mengkuti seminar untuk mencari apa arti sukses itu. Namun, hasilnya nihil. Kebanyakan orang beranggapan bahwa sukses adalah mengejar suatu materi yang berlimpah. Tapi dengan materi yang berlimpah apa yang bisa kita capai setelah itu? Hanya kehampaan dan kesenangan sesaat saja. Hanya sekecil itu kah arti hidup kita yang notabene bernama KESUKSESAN? Saya ingat pelajaran saya sebagai santri Madrasah Diniyah Aliyah, hidup itu harus Hablum minallah dan Hablum minannass. dari arti filosofi itu bisa disimpulkan hidup sukses itu tidak selalu tentang dir sendiri.

e. Senyum : Cerminan rasa bahagia yang dimiliki oleh seseorang. Saya hanya bisa berkata bahwa senyum membuat aura positif mengalir pada hati dan pikiran kita. Di agama Islam terdapat kata-kata bijak yaitu senyum adalah ibadah. Nah, begitu indahnya kehidupan ini karena dengan senyum saja kita sudah bisa dikatakan beribadah.

f. Keteguhan Hati : Intuisi yang berkata,"Hari esok saya akan berusaha lagi".

g. Yakin : Lahir dari sebuah konflik tetapi membuat qalbu kita menjadi kuat. Keyakinan pastilah dimiliki oleh setiap orang. Namun, kebanyakan orang tidak pernah merasa yakin apabila batin kita merasa bergejolak.

h. Memberi : Arti sebenarnya dari sebuah kehidupan adalah melayani. Yang merupakan biaya yang kita harus bayarkan untuk tinggal di kehidupan ini.

i. Emosi : Manusia ibarat sebuah batang dinamit. yang kekutannya ada di dalam. Emosi dari setiap orang siapa yang akan tahu. Ibarat sebuah permainan sepak bola, kita sering mendengar kata-kata "Bola itu bundar". Dan meskipun kita sudah memprediksikan hal itu, tetapi kita tidak pernah tahu hasil dan akibat yang terjadi.

j.Semangat : Kunci kecerdasan pikiran adalah membawa semangat masa kecil sampai tua. Mengingat masa kecil saya yang polos, saya akhirnya merasa berpikir flashback. Dulu sewaktu saya sepolos itu, saya sering menanyakan kepada siapapun yang saya temui dengan kata "Mengapa". Nah, setelah saya menginjak dewasa ini, rasa keingintahuan saya semakin pupus dan pudar. Kesimpulannya, saya yang kurang lebih 15 tahun yang lalu ternyata lebih pintar dan lebih kritis daripada sekarang ini. So, mari kita bawa semangat masa kecil itu sekarang.

k. Persahabatan : Sahabat sejati adalah seseorang yang bisa membuat kita melakukan apa yang kita bisa.

l. Prioritas : Bahaya yang paling besar dalam hidup kita adalah membiarkan hal-hal mendesak menutupi hal-hal penting.

m. Cinta : Bukan cinta yang membuat dunia terus berputar, tapi cintalah yang membuat perjalanan hidup menjadi lebih berarti. Seperti lagunya Joy Tobing yang liriknya,"...dan bila aku berdiri tegap sampai hari ini. Bukan karenaku akan hebatku. Semua karena CINTA...". Dari hal tesebut sebenarnya kita bisa tahu, kita hingga saat ini bisa menhirup nafas karena cinta. Cinta ibu yang telah mendidik kita. Cinta orang-orang dekat yang peduli dengan kita. dan yang palin penting Cinta ALLAH terhadap Khalifahnya.

o. Pembaharuan : Keinginan untuk menang dan keinginan untuk mencapai kesuksesan akan menjadi hampa dan tidak berarti apabila tanpa ada pembaharuan secara terus menerus. Selalu up to date kawan maksudnya pada poin berikut ini. Nah, dari sini kita bisa tahu rasa peka seseorang terhadap apapun yang akan dan sedang terjadi.

READMORE